PRINSIP-PRINSI PENCIPTAAN NILAI PERUSAHAAN


 

Setiap perusahaan memiliiki tujuan  untuk  diwujdukan. Nilai perusahaan dapat diukur dengan berbagai metode, tergantung pada konteks dan tujuan penilaiannya. Perusahaan yang aktivitasnya bisnis atau mencari keuntungan, tujuannaya melipatgandakan kemakmuran pemegang saham. Sedangkan perusahaan yang aktivitasnya berorietansi pelayanan publik, tujuan utamanya adalah menciptakan nilai public. Tulisan itu focus pada penciptaan nilai perusahaan yang tujuan mencari keuntungan.  Sementara penciptaan nilai public akan dijelaskan pada tulisan  berikutnya.Nilai perusahaan dapat digunakan secara bergantian  yakni Enterprise value (EV), total enterprise value (TEV), atau  firm value (FV). Tulisan lebih cenderung menggunakan firm Value atau nilai perusahaan.

Nilai perusahaan adalah ukuran ekonomi yang mencerminkan nilai pasar suatu bisnis (yaitu, berbeda dari harga pasar). Ini merupakan jumlah klaim oleh semua pihak yang berkepentingan: kreditor (yang terjamin dan tidak terjamin) dan pemegang saham (yang memiliki saham preferen dan saham biasa). Nilai perusahaan merupakan salah satu metrik dasar yang digunakan dalam penilaian bisnis, analisis keuangan, akuntansi, analisis portofolio, dan analisis risiko. Nilai perusahaan lebih komprehensif daripada kapitalisasi pasar, yang hanya mencerminkan ekuitas umum. Pentingnya, EV mencerminkan sifat oportunis bisnis dan dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu karena kondisi eksternal dan internal. Oleh karena itu, analis keuangan sering menggunakan kisaran nilai perusahaan yang nyaman dalam perhitungan mereka ( www. Wikipedia.org).

Namun dalam perkembangan aktivitas bisnis, memberikan kerusakan yang besar terhadap lingkungan hidup serta mengancam keberlangsungan bumi dan kehidupan masyrakat.  Untuk itu,  setiap kegiatan  biinis perusahaan dituntut untuk memiliki tujuan ekonomik maupun tujuan sosial. Tulisan ini menjelaskan secara singkat  Prinsi-prinsip yang perlu diperhatikan oleh perusahaan yang berorientasi laba dalam menciptakan nilai perusahaan itu sendiri.  tulisan ini merujuk pada karya Bartley J. Madden yang dipubliksakan pada tahun 2020. Prinsip-prinsip penciptaan nilai perusahaan lebih lengkap dapat diakses dalam buku "Value Creation Principles: The Pragmatic Theory of the Firm Begins with Purpose and Ends with Sustainable Capitalism". Link buku terlampir:   Dalam bukunya, Maden secara ringkas menjelaskan beberapa :

  1. Kemampuan membangun pengetahuan: perusahaan memampu membangun pengetahuan perusahaan, relatif terhadap pesaing, sebagai penggerak utama kinerja jangka panjang perusahaan yang mengarah pada penciptaan nilai.
  2. Kemampuan perusahaan menekankan tujuan secara jelas dalam menciptakan nilai perusahaan.
  3. Perusahaan dapat mempertegas kapitalisme berkelanjutan dalam menciptakan nilai perusahaan.
  4. Peusahaan menekankan pentingnya kinerja jangka panjang dalam menciptakan nilai perusahaan.
  5. Perusahaan dapat melakukan  inovasi karena merupakan faktor krusial dalam penciptaan nilai perusahaan.

Dengan kata laian bahwa  buku ini menekankan pentingnya kemampuan membangun pengetahuan perusahaan, tujuan, kapitalisme berkelanjutan, kinerja jangka panjang, dan inovasi dalam menciptakan nilai perusahaan.

Dalam "Value Creation Principles," Madden memperkenalkan Teori Pragmatis Perusahaan yang memandang perusahaan sebagai suatu sistem yang didukung oleh modal manusia, inovasi, dan, pada tingkat yang lebih mendalam, imajinasi. Ia menantang setiap perusahaan untuk memahami bagaimana perusahaan mengeahui apa yang mereka pikirkan mereka tahu, agar dapat lebih baik menemukan asumsi-asumsi yang salah yang seringkali tersembunyi di balik makna yang tersirat dalam bahasa atau ungkapan yang ada dalam setiap dokumen ataupun jargon-jargon perusahaan.  untuk itu, Maden menawarkan "The knowledge-building loop sebagai panduan untuk merancang eksperimen dan mengorganisir umpan balik untuk memfasilitasi  perusahaan dalam mengadaptasi awal terhadap lingkungan yang  selalu berubah dan menghindari terperangkap dalam pola pikir yang berakar pada 'pengetahuan' tentang apa yang berhasil dengan baik di masa lalu tetapi harus berpikir yang jauh kedepan yang berbeda dari konteks saat ini. Maden juga memperkenalkan cara berpikir yang memungkinkan bagi mereka yang bekerja untuk, atau berinvestasi dalam perusahaan untuk melihat masalah "Crossover problem". Dalam konteks penciptaan nilai perusahaan, fokus utama adalah bagaimana perusahaan dapat menghasilkan keuntungan dan pertumbuhan jangka panjang bagi pemangku kepentingan (stakeholders), termasuk pemilik, karyawan, pelanggan, dan masyarakat secara keseluruhan. perusahaan harus menciptakan keuntungan yang bersifat akuntansi maupun non akuntansi.

 dengan kata lain bahwa perusahaan harus melampaui batasan akuntansi dan laba kuartalan jangka pendek, serta fokus pada kemampuan  untuk menciptakan nilai jangka panjang dan berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan perusahaan. Penciptaan nilai   return bagi stakeloder dan  manfaat sosial menjadi   relevan untuk dunia bisnis   saat ini.


 Daftar refrensi

https://en.wikipedia.org/wiki/Enterprise_value

Barley J. Maden. 2020. Value Creation Principles: The Pragmatic Theory of the Firm Begins with Purpose and Ends with Sustainable Capitalism 1st Edition. https://www.amazon.com/Value-Creation-Principles-Sustainable-Capitalism-ebook/dp/B08BTGWLGG

https://www.wiley.com/en-us/Value+Creation+Principles%3A+The+Pragmatic+Theory+of+the+Firm+Begins+with+Purpose+and+Ends+with+Sustainable+Capitalism-p-9781119706625

https://www.oreilly.com/library/view/valuation-measuring and/9780470889930/null_9780470889930_oeb_c02_r1.html

https://kewirausahaan-s1.stekom.ac.id/informasi/baca/PENGALAMAN-CO-CREATION-SEBAGAI-DASAR-PENCIPTAAN-NILAI-CO-CREATION-EXPERIENCES-AS-THE-BASIS-FOR-VALUE-CREATION/fd367522c2b8ecf931a191aac8b6eda382a66eee

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar